Panitia GBN 2020 Sosialisasi ke Diaspora Flotim Surabaya

Gerakan Bale Nagi

Bertempat di Aula SMPK Angelus Custos II, Jl. Keprabon Widya II No.15-17 Keprabon, Surabaya, Jawa Timur, hari Sabtu 8 Maret 20120 dilaksanakan Temu Panitia Nasional Gerakan Bale Nagi 2020 dengan Diaspora Flores Timur Surabaya. Temu Diaspora ini dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana Gerakan Bale Nagi Simon Lamakadu.

Pada kesempatan itu, Simon Lamakadu menjelaskan bahwa Gerakan Bale Nagi 2020 ini merupakan Gerakan Sosial yang diinisiasi oleh Ormas Kontas Flores Timur dan Paguyuban Tite Hena Jabodetabek. Gerakan ini sesungguhnya hanya merupakan sebuah Kampanye Sosial untuk membangkitkan rasa cinta Lewotanah kepada seluruh diaspora Flores Timur di manapun berada untuk terus peduli dan berkontribusi bagi kampung halamannya. Salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi tersebut dapat direalisasikan dengan cara Pulang Kampung lewat Gerakan Bale Nagi ini. “Gerakan Bale Nagi ini ibarat mudiknya orang Flores Timur. Momentum Semana Santa merupakan waktu yang tepat memanggil putra-putri Flores Timur untuk kembali mengenal rumah, keluarga, kampung dan menapaki kembali misteri perjalanan iman yang dikemas dalam sebuah gerakan bersama,” ujar Simon.

Ketua Panitia Nasional Gerakan Bale Nagi 2020 Philip Ernestin Riberu dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa Gerakan Bale Nagi ini telah melewati koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak khususnya Pemerintah Kabupaten Flores Timur dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebagai dinas terkait yang kemudian menghasilkan kolaborasi antara Gerakan Bale Nagi dengan Festival Bale Nagi. “Pemkab Flotim menyambut baik Gerakan Bale Nagi ini dan telah menyiapkan paket wisata khusus bagi peserta Gerakan Bale Nagi dalam bentuk Festival Bale Nagi,” paparnya

Gerakan Bale Nagi

Foto bersama Tim GBN 2020 dengan diaspora Flores Timur Surabaya.

Kehadiran Panitia Nasional Gerakan Bale Nagi 2020 ini disambut baik oleh para diaspora Flores Timur Surabaya yang hadir. Menurut Leo Larantukan, seorang tokoh muda Flores Timur Surabaya, kehadiran Panitia ini telah memberikan pemahaman yang utuh tentang apa itu Gerakan Bale Nagi dan tujuan serta manfaatnya. Leo berkomitmen untuk menyampaikan kepada seluruh diaspora yang ada di wilayah Surabaya.

Advocat muda David Dasilva yang turut hadir dalam kesempatan itu mengatakan bahwa gerakan ini merupakan sebuah upaya yang patut didukung guna mendekatkan generasi ketiga yang berada di luar Flores Timur agar tetap mengenal Semana Santa dengan  baik. Daud juga menyarankan agar ke depan Gerakan Bale Nagi bisa memperkenalkan Semana Santa kepada umat Katolik selain orang Flores Timur.

Bertho Kabelen mengingatkan bahwa Semana Santa sesungguhnya belum menjadi ‘milik’ seluruh orang Flores Timur. Untuk itu perlu dibangun komunikasi yang baik antar semua lapisan masyarakat Flores Timur guna membangkitkan rasa ‘memiliki’ Semana Santa bagi seluruh masyarakat Flores Timur.

Steven Fernandes dalam pertemuan itu mengusulkan agar dapat dikampanyekan juga Gerakan Bale Nagi buat Pelajar keturunan diaspora Flores Timur pada masa liburan sekolah.

Secara umum diaspora Flores Timur Surabaya yang hadir mendukung penuh Gerakan Bale Nagi 2020 ini.

Open chat
1
Pengen tau tentang GBN ?
Hallo...
Ada yang bisa kami bantu ???
Powered by