Gerakan Bale Nagi untuk Dongkrak Pariwisata Flores Timur

Balenagi.com – Ormas Kontas Flores Timur dan Paguyuban Masyarakat Flores Timur se-Jabodetabek (Tite Hena Jakarta) bekerjasama dengan Pemkab Flores Timur menyelenggarakan acara Launching Gerakan Bale Nagi – GBN 2020 yang dilaksanakan pada Sabtu, 18 Januri 2020 lalu di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Ketua Panitia Nasional (Ketua Umum kontas Flores Timur) Philip Riberu.

Ketua Umum Kontas Flores Timur sekaligus Ketua Panitia Nasional Gerakan Bale Nagi – GBN 2020 Philipus Riberu menyampaikan bahwa spirit Gelekat Lewotanah dalam Gerakan Bale Nagi merupakan gagasan bersama para diaspora Flores Timur Jakarta (Kontas Flores Timur dan Tite Hena Jakarta, red)  yang berkeinginan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Flores Timur dalam hal promosi pariwisata Flores Timur.

“Semana Santa yang sudah menjadi ikon wisata rohani Katolik di Indonesia bahkan dunia, dapat dijadikan sebagai pintu masuk yang sangat potensial untuk mendongkrak potensi pariwisata lainnya di Flores Timur seperti gunung dan bahari menjadi destinasi wisata potensial yang digandrungi wisatawan nasional maupun mancanegara,” papar Erphin sapaan akrabnya.

Koordinator Nasional GBN 2020 Simon Lamakadu.

Koordinator Nasional Gerakan Bale Nagi – GBN 2020 Simon Lamakadu menjelaskan bahwa Gerakan Bale Nagi sejatinya merupakan sebuah kampanye atau ajakan buat semua diaspora Flores Timur di seantero nusantara dan seluruh penjuru dunia untuk pulang kampung secara bersama-sama.

“Gerakan Bale Nagi ini adalah mudiknya orang Flores Timur pada momentum Semana Santa,” terang Simon.

Lebih jauh Simon menegaskan, Panitia tidak membiayai kepulangan para diaspora namun panitia sedang mengusahakan untuk memperoleh moda transportasi dengan membangun komunikasi dengan pihak TNI AU dan TNI AL. Meski demikian, Gerakan Bale Nagi – GBN 2020 tentu membutuhkan keterlibatan banyak pihak khususnya para diaspora guna mensuskeskan kampanye ini.

“Untuk itu kami telah menyediakan website www.balenagi.com guna memudahkan orang untuk terlibat dengan cara mendaftar pada menu registrasi. Di sana ada pilihannya, yakni menjadi peserta, koordinator wilayah dan relawan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, diluncurkan juga Agenda Flores de Cruz yang sedianya akan direalisasikan pada tahun 2021 mendatang. Flores de Cruz ini memiliki benang merah yang kuat dengan spirit Gelekat Lewotanah dalam Gerakan Bale Nagi –  GBN 2020 dari perspektif sejarah orang Flores Timur yang tersebar di hampir seluruh wilayah kabupaten se Flores.

Kreator Flores de Cruz Hilarius LBC Dasilva.

Menurut Kreator Flores de Cruz Hilarius LBC Dasilva, Flores de Cruz terinspirasi dari kuatnya kultur dan budaya masyarakat Flores yang menyatu dalam tradisi religius Katolik yang kental. Hal ini tercermin dalam setiap ritus adat dan tradisi yang dijalankan di kabupaten se Flores. Dan ini merupakan satu kesatuan dari Gerakan Bale Nagi.

“Flores de Cruz adalah perjalanan permenungan 14 peristiwa sengsara Kristus dikemas dalam ibadat Jalan Salib selama masa Pra Paskah yang akan melewati kabupaten-kabupaten di Flores. Dimulai dari Labuan Bajo, Ruteng, Borong, Bajawa, Nagekeo, Ende, Maumere, Larantuka dan berakhir di Konga Flores Timur,” papar Hilar.

Sekretaris Daerah Flores Timur Paulus Igo Geroda, S.Sos, M.AP didampingi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur Apolonia Corebima, SE.MSi saat memukul gong sebagai tanda dilaunchingnya Gerakan Bale Nagi -GBN 2020.

Dengan dilaunchingnya Gerakan Bale Nagi – GBN 2020i ini, Panitia Nasional GBN 2020 dan Pemkab Flores Timur berharap agar  para diaspora Flores Timur di manapun serta para pegiat wisata rohani dan wisatawan rohani mau berpartisipasi dan terlibat secara langsung. Tentunya ada dampak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat Flores Timur  yang bisa dihasilkan dari gerakan ini. (Philip Weking)

Open chat
1
Pengen tau tentang GBN ?
Hallo...
Ada yang bisa kami bantu ???
Powered by